Pengaruh Tekhnik Rebozo Terhadap Nyeri Persalinan Di UPTD Puskesmas Mandastana Kabupaten Barito
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.467Keywords:
Nyeri Persalinan, RebozoAbstract
Nyeri saat melahirkan, khususnya pada fase aktif kala I, merupakan salah satu keluhan umum ibu bersalin yang dapat memicu kecemasan dan menghambat proses fisiologis jika tidak ditangani secara tepat. Teknik Rebozo merupakan metode non-obat yang dilakukan dengan mengayunkan area panggul secara lembut untuk memberikan rasa nyaman, mengendurkan otot, dan membantu penyesuaian posisi janin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas teknik Rebozo terhadap intensitas nyeri persalinan di UPTD Puskesmas Mandastana, Kabupaten Barito. Desain penelitian ini mengacu pada metode kuantitatif dengan model pra-eksperimen one group pretest-posttest. Sebanyak 22 responden ibu bersalin kala I memenuhi kriteria inklusi. Intensitas nyeri diukur dengan skala numerik baik sebelum maupun setelah intervensi Rebozo diberikan. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test penurunan nyeri secara signifikan, dari nyeri berat menjadi nyeri sedang atau ringan. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik Rebozo dapat digunakan sebagai metode efektif dalam manajemen nyeri persalinan dan dapat diintegrasikan ke dalam pelayanan kebidanan.


