Hubungan Kesiapan Mental Dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Menopause Pada Kader Posyandu Lansia Tegalgendu 2025
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.517Keywords:
Kecemasan, Kesiapan Mental, Pre-MenopauseAbstract
Kecemasan saat menghadapi menopause yang tidak tertangani dapat menimbulkan depresi. Kesiapan mental individu dalam menghadapi masa ini sangat bergantung pada tingkat kecemasan yang mereka rasakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kesiapan mental dengan tingkat kecemasan wanita saat menghadapi menopause. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 orang wanita usia 40 – 55 tahun. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan kuesioner tingkat kesiapan mental yang telah dinyatakan valid dan reliabel digunakan untuk pengumpulan data. Hasil kuesioner kesiapan mental menunjukkan 15 responden kategori siap (50%) dan tingkat kecemasan menunjukkan 18 responden tidak cemas (60%). Uji statistik menggunakan chi-square dengan nilai p value lebih dari 0.05. Secara statistik menyatakan tidak terdapat hubungan antara kesiapan mental dengan tingkat kecemasan menghadapi menopause pada kader Posyandu Lansia Tegalgendu. Peneliti menyarankan untuk dapat meriset faktor faktor lain yang mempengaruhi kecemasan.


