Analisis Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan ASI Non-Eksklusif Terhadap Tumbuh Kembang Balita

Authors

  • Nurjanna ITKES Muhammadiyah Sidrap
  • Siti Nuraynon Iskak Ainun ITKES MUHAMMADIYAH SIDRAP
  • Muhammad Tahir ITKES Muhammadiyah Sidrap
  • Suci Qardhawijayanti ITKES Muhammadiyah Sidrap
  • Resmawati ITKES Muhammadiyah Sidrap

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.524

Keywords:

ASI Eksklusif, ASI Non-Eksklusif, Balita, Pertumbuhan, Perkembangan

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita dapat ditentukan oleh jumlah ASI yang diperoleh termasuk energi dan status gizi. ASI merupakan susu yang dihasilkan ibu yang mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembangnya. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan retrospektif (retrospective study), total sampel sebanyak 62 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan melakukan pembagian kuisioner untuk mengetahui Riwayat ASI Eksklusif responden, kemudian dilakukan penilaian menggunakan KPSP dan melihat buku KMS untuk penilian pertumbuhan menurut  BB/U. Hasil penelitian antara Riwayat ASI Eksklusif dengan Pertumbuhan menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan p value 0,034 (<0,05), sedangkan hasil penelitian antara Riwayat ASI Eksklusif dengan Perkembangan menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan dengan nilai p value 0,689 (>0,05). Dari 62 responden sebanyak 35 (56,5%) yang memiliki Riwayat ASI Eksklusif dan sebanyak 27 (43,5%) orang yang memiliki Riwayat ASI Non-Eksklusif. Meskipun ASI eksklusif terbukti penting dalam menjamin pertumbuhan yang optimal, perhatian terhadap pemberian stimulasi dini yang tepat juga sangat diperlukan untuk menunjang aspek perkembangan anak.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-11-24

How to Cite

Nurjanna, Ainun, S. N. I., Muhammad Tahir, Suci Qardhawijayanti, & Resmawati. (2025). Analisis Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dan ASI Non-Eksklusif Terhadap Tumbuh Kembang Balita . Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(1), 223–230. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.524

Most read articles by the same author(s)