Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Bendungan ASI Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Paleleh

Authors

  • Nurhaida Hi Husin Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Sri Mulyaningsih Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Siskawati Umar Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Fidyawati Aprianti A. Hiola Universitas Muhammadiyah Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.539

Keywords:

Bendungan ASI, Ibu Nifas, Pengetahuan

Abstract

Bendungan ASI merupakan salah satu masalah laktasi yang sering terjadi pada masa nifas dan dapat mengganggu proses menyusui apabila tidak ditangani dengan baik. Pengetahuan ibu nifas merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya bendungan ASI. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling terhadap 30 responden ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Paleleh. Intervensi berupa pendidikan kesehatan menggunakan media booklet. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan rendah (60%), sedangkan setelah diberikan edukasi, mayoritas responden meningkat ke kategori pengetahuan baik (70%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan (p < 0,05) antara pendidikan kesehatan dan peningkatan pengetahuan tentang bendungan ASI. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang bendungan ASI.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-02-11

How to Cite

Nurhaida Hi Husin, Sri Mulyaningsih, Siskawati Umar, & Fidyawati Aprianti A. Hiola. (2026). Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Bendungan ASI Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Paleleh. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(1), 1073–1079. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.539

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2