Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di PMB Anisa Mauliddina
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.551Keywords:
Status Gizi, Anemia, Ibu HamilAbstract
Anemia dalam kehamilan merupakan suatu permasalah gizi yang berpengaruh pada sumber daya manusia serta berdampak terhadap kesehatan ibu dan anak, serta menjadi salah satu faktor penyumbang angka kematian ibu (AKI). Faktor risiko yang dekat dengan kejadian anemia adalah status gizi, karena kekurangan gizi selama kehamilan dapat menyebabkan kehilangan darah pada saat persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di PMB Anisa Mauliddina Sleman Yogyakarta. Metode penelitian kuantitatif desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling berupa teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi dengan jumlah sampel 51 ibu hamil trimester III. Alat pengumpulan data menggunakan pita lingkar lengan atas (LILA) dan easy touch GCHb dengan pengumpulan data primer ibu hamil trimester III. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 responden (25,5%) dengan status gizi KEK dan 20 responden (39,2%) mengalami anemia. Uji statistik menghasilkan nilai p value = 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi dan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di PMB Anisa Mauliddina Sleman Yogyakarta. Oleh karena itu, ibu hamil diharapkan lebih memperhatikan kecukupan gizi selama masa kehamilan serta rutin memantau kadar Hb guna mencegah anemia.


