Hubungan Status Pekerjaan Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Posyandu Puskesmas Gondomanan
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.598Keywords:
Pemberian ASI Eksklusif, Pekerjaan, IbuAbstract
Latar belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi lengkap untuk bayi, menjadikannya komponen penting dalam menjaga tumbuh kembang dan mengurangi tingkat kesakitan dan kematian pada bayi. Target cakupan ASI Eksklusif di Indonesia adalah 80% dan Daerah Istimewa Yogyakarta sudah mencapai 84,20%. Cakupan ASI Eksklusif terendah berada di kota Yogyakarta dengan 76,08%. Salah satu faktor yang dapat mengurangi keinginan ibu untuk menyusui adalah adanya peningkatan partisipasi perempuan dalam bekerja. Tujuan penelitian: Untuk hubungan antara status pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Posyandu Puskesmas Gondomanan. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasional dengan desain rancangan cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah 18 ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan di Puskesmas Gondomanan. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar observasional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisa data menggunakan uji korelasi uji Chi Square. Hasil penelitian: hasil penelitian menunjukkan bahwa P-value 0.008 dengan koefisien korelasi kuat, yaitu 0.723. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara status pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Gondomanan. Saran: Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan agar Puskesmas Gondomanan dapat menyelenggarakan program penyuluhan tentang pentingnya ASI secara eksklusif dan cara melakukan serta penyimpanan ASI perah.


