Hubungan Pengetahuan Tentang Resiko Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi Dengan Kejadian Pernikahan Dini
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.621Keywords:
Pernikahan Dini, Pengetahuan, Sikap, PendidikanAbstract
Pernikahan dini didefinisikan sebagai problematika sosial yang mengakar kuat di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Pernikahan dini memberikan konsekuensi buruk dan membahayakan keberlanjutan generasi penerus selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pernikahan dini di Puskesmas Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan metode cross sectional, Tekhnik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 36 orang wanita yang menikah di usia dini. Analisis data yang digunakan menggunakan analisi univariat dan analisis bivariate dengan metode Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pendidikan terakhir adalah SD sejumlah 17 orang (47,2%), tingkat pengetahuan kategori kurang sejumlah 17 orang (47,2%), sikap responden kategori negative sejumlah 19 orang (52,8%), status menikah dini sejumlah 21 orang (58,3%). Hasil uji didapatkan nilai p-value : 0.002. Disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian pernikahan dini di Puskesmas Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya tahun 2025.


