Hubungan Gaya Hidup Dengan Pencegahan Hipertensi Pada Lansia Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya

Authors

  • Clara Simamora STIKes Eka Harap
  • Mariaty Darmawan STIKes Eka Harap
  • Vina STIKes Eka Harap

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.630

Keywords:

Gaya Hidup, Perilaku Pencegahan, Hipertensi, Lansia

Abstract

Latar Belakang  : Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan menjadi penyebab utama komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan baik. Gaya hidup tidak sehat seperti kurang aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi garam dan lemak, kebiasaan merokok, serta kurangnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi faktor risiko utama hipertensi. Tujuan Penelitian  : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup dengan pencegahan hipertensi pada lansia di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 77 responden yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, dan data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil Penelitian : Hasil analisis uji Sperman Rank didapatkan P Value  0,000 (kurang dari 0,05) sehingga H1 diterima. Artinya terdapat Hubungan Gaya Hidup dengan Pencegahan Hipertensi Pada Lansia Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin baik gaya hidup lansia, maka semakin baik pula perilaku pencegahan hipertensinya. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya perubahan gaya hidup untuk mencegah hipertensi pada lansia.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-02-22

How to Cite

Simamora, C., Darmawan, M., & Agustina, V. A. (2026). Hubungan Gaya Hidup Dengan Pencegahan Hipertensi Pada Lansia Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(1), 1259–1266. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.630