Efektivitas Pemberian Buah Kurma Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Dengan Anemia Di MA PUI Majalengka Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.643Keywords:
Anemia, Remaja Putri, Buah Kurma, Kadar HemoglobinAbstract
Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan paling umum di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang. Secara global, prevalensi anemia pada remaja putri cukup tinggi, diperkirakan mencapai 40–88% dari total penderita anemia. Tujuan: bertujuan untuk memberikan gambaran efektivitas pemberian buah kurma dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia di MA PUI Majalengka tahun 2025. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas X dan XI di MA PUI Majalengka sebanyak 26 orang, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi hemoglobinmeter digital Easy Touch, lembar pengukuran kadar hemoglobin, dan lembar pemantauan intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin sebelum pemberian buah kurma adalah 10,53 g/dL (anemia sedang) dan setelah pemberian buah kurma adalah 11,85 g/dl (anemia ringan). Terdapat peningkatan kadar hemoglobin setelah intervensi, dan hasil uji statistik menunjukkan bahwa pemberian buah kurma efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin dengan nilai signifikan pvalue = 0,000. Dapat disimpulkan bahwa pemberian buah kurma efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri yang mengalami anemia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan edukasi dan intervensi alternatif dalam peningkatan status gizi remaja, serta diterapkan dalam program kesehatan sekolah di MA PUI Majalengka.


