Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Upaya Pencegahan Scabies Di MTs Hidayatul Insan Palangka Raya

Authors

  • Tria Rizki Jayanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Eka Harap
  • Putria Carolina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Eka Harap
  • Tomi Satalar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Eka Harap

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.665

Keywords:

Personal Hygiene, Sanitasi Lingkungan, Pencegahan, Scabies

Abstract

Latar Belakang: Scabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei dan sering menyerang di lingkungan dengan kepadatan tinggi, seperti pondok pesantren. Perilaku personal hygiene yang buruk serta sanitasi lingkungan yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko penyebaran scabies dan menurunkan kualitas hidup santri akibat rasa gatal, gangguan tidur, dan infeksi sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemenuhan kebutuhan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan upaya pencegahan scabies di MTS Hidayatul Insan Palangka Raya. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 32 santri kelas VIII, dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemenuhan personal hygiene dengan upaya pencegahan scabies (p = 0,003 < α = 0,05) dan antara pemenuhan sanitasi lingkungan dengan upaya pencegahan scabies (p = 0,002 < α = 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pemenuhan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan upaya pencegahan scabies.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-12-26

How to Cite

Tria Rizki Jayanti, Putria Carolina, & Tomi Satalar. (2025). Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Upaya Pencegahan Scabies Di MTs Hidayatul Insan Palangka Raya. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(1), 479–489. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.665