Pengaruh Pemberian Air Rebusan Jahe Merah dan Kompres Hangat terhadap Penurunan Dismenore pada Remaja

Authors

  • Tresna Rohayati Nurlia Saga Universitas Indonesia Maju
  • Putri Agus Febriyani Universitas Indonesia Maju
  • Magdalena Tri Putri Universitas Indonesia Maju

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.677

Keywords:

Dismenore, Jahe Merah, Kompres Hangat, Remaja, Terapi Non-Farmakologis

Abstract

Dismenore merupakan salah satu keluhan umum yang sering dialami remaja putri saat menstruasi dan dapat mengganggu aktivitas serta kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan jahe merah dan kompres hangat terhadap penurunan dismenore pada remaja di Puskesmas Kalibunder Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan studi kasus (case study pre–post test design). Subjek penelitian terdiri dari dua remaja putri yang mengalami dismenore primer, masing-masing mendapatkan intervensi berbeda, yaitu konsumsi air rebusan jahe merah dan terapi kompres hangat selama tiga hari berturut-turut. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri yang signifikan pada kedua intervensi. Pada kelompok konsumsi air rebusan jahe merah, nyeri menurun dari skala 7 (nyeri berat) menjadi skala 1 (nyeri ringan), sedangkan pada kelompok kompres hangat menurun dari skala 7 menjadi skala 2. Dapat disimpulkan bahwa kedua terapi non-farmakologis ini efektif menurunkan dismenore, namun konsumsi air rebusan jahe merah lebih efektif dibandingkan terapi kompres hangat.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-12-22

How to Cite

Saga, T. R. N., Putri Agus Febriyani, & Magdalena Tri Putri. (2025). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Jahe Merah dan Kompres Hangat terhadap Penurunan Dismenore pada Remaja. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(1), 1–8. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.677