Efektivitas Pelatihan Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Pengetahuan Di Puskesmas Uepai
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.701Keywords:
Imunisasi, Kader, Pengetahuan, PosyanduAbstract
Posyandu berperan strategis dalam pemantauan gizi balita, di mana kader menjadi ujung tombak dalam pemberian edukasi, penimbangan, dan pencatatan status gizi. Namun, banyak kader masih memiliki pengetahuan terbatas mengenai gizi balita sehingga diperlukan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas pelatihan kader Posyandu dalam meningkatkan pengetahuan tentang gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Uepai. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sampel berjumlah 30 kader yang dipilih dengan teknik total sampling. Pelatihan diberikan selama satu hari dengan metode ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi antropometri, dan simulasi penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan kader. Rata-rata nilai pre-test sebesar 58,31 meningkat menjadi 71,58 pada post-test, dengan selisih 13,27 poin. Uji paired t-test memperoleh p < 0,001, yang menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan.


