Pengaruh Konsumsi Sari Kacang Hijau Terhadap Kelncaran Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di Puskesmas Pekauman Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.727Keywords:
ASI, Sari Kacang Hijau, Ibu Menyusui , Produksi ASI, NutrisiAbstract
Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) sumber nutrisi utama untuk bayi, terutama pada usia 0–6 bulan. Tidak semua ibu dapat memproduksi ASI secara optimal karena berbagai faktor, salah satunya kekurangan asupan nutrisi. Sari kacang hijau mengandung zat gizi seperti protein, vitamin B kompleks, dan mineral yang membantu memperlancar produksi ASI.
Tujuan : Mengetahui pengaruh konsumsi sari kacang hijau terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 15 ibu menyusui dengan bayi usia 0–6 bulan dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian sari kacang hijau 2 kali sehari selama 7 hari. Data dikumpulkan melalui lembar observasi.
Hasil : Terjadi peningkatan frekuensi menyusui setelah pemberian sari kacang hijau. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara konsumsi sari kacang hijau dengan kelancaran produksi ASI (nilai p < 0,05).
Kesimpulan : Hasil diperoleh nilai p = 0,006 dan produksi ASI sesudah intervensi diperoleh nilai p = 0,007. Jika nilai p > 0,05 maka Ha diterima, artinya ada pengaruh antara ibu menyusui sebelum dan sesudah pemberian sari kacang hijau terhadap kelancaran produksi ASI.


