Efektivitas Konsumsi Daun Kelor dan Pepaya Muda terhadap Produksi ASI pada Ibu Postpartum di Puskesmas Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.735Keywords:
Kelor, Pepaya, ASIAbstract
Latar Belakang penelitian Masih rendahnya angka pencapaian ASI eksklusif tentu saja perlu mendapat perhatian karena berkontribusi terhadap rendahnya kualitas sumber daya manusia di masa mendatang serta berdampak pula terhadap tingginya angka kesakitan maupun angka kematian Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas konsumsi daun kelor dan pepaya muda terhadap produksi asi pada ibu post partum di Puskesmas Gunung Guruh Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 Prosedur Asuhan Kebidanan: Metode penelitian study case literature review yang mengukur sebelum dan sesudah intervensi sehingga dapat melihat efektifitas antara situasi sebelum dan sesudah intervensi dan untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang hasil intervensi. Hasil : Berdasarkan hasil pengamatan Kasus 1 Ny.M produksi ASI pada ibu nifas di dengan dengan intervensi konsumsi sayur daun kelor dimana adanya peningkatan pada awal rata rata 11,7 ml/pumping, hari ke 7 menjadi 41,7 ml/pumping. Berdasarkan hasil pengamatan Kasus 2 Ny.H produksi ASI pada ibu nifas di dengan dengan intervensi konsumsi buah papaya muda diketahui adanya peningkatan pada awal rata rata 13,3 ml/pumping, hari ke 7 menjadi 51,7 ml/pumping. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pengamatan kasus 1 Ny.M adanya peningkatan 30 ml dengan intervensi konsumsi sayur daun kelor dan Kasus 2 Ny.H ada peningkatan 38,4 ml dengan intervensi konsumsi buah papaya muda diketahui bahwa selama observasi 7 hari adanya peningkatan yang baik antara kedua intervensi tersebut. Namun jika dilihat dari banyaknya ASI yang keluar pada saat di pumping maka Intervensi konsumsi rebusan buah papaya muda lebih efektif dibandingkan dengan intervensi konsumsi sayur.


