Pengaruh Terapi Musik K-pop Terhadap Tingkat Stres Pada Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.738Keywords:
Terapi Musik K-POP, Tingkat StresAbstract
Stres merupakan respon tubuh yang muncul akibat berbagai tekanan berlebih akibat tuntutan atau hambatan, yang sering dialami oleh remaja. Terapi musik merupakan suatu usaha untuk meningkatkan kualitis fisik dan mental melalui rangsangan suara yang terdiri dari ritme,melodi,harmoni dan irama tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh terapi musik K-pop terhadap tingkat stres pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Limboto. Metode yang digunakan adalah desain Quasi Eksperimental dengan rancangan control group pre-test post-test, melibatkan 20 remaja yang mengalami stres. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum terapi, 60,0% responden mengalami stres berat, sedangkan setelah terapi, 45,0% mengalami stres sedang dan 15,0% stres ringan. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan p-value < 0,001, yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan terapi musik K-pop dalam menurunkan tingkat stres. Peneliti meyimpulkan terapi musik K-pop terbukti efektif dalam mengurangi tingkat stres pada remaja. Peneliti menyarankan bagi Puskesmas Limboto untuk mengembangkan program terapi musik K-pop sebagai bagian dari intervensi kesehatan mental, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di kalangan remaja.


