Hubungan Tingkat Pengetahuan Tenaga Kesehatan Dengan Penerapan Patient Safety di Puskesmas Limboto
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.748Keywords:
Pengetahuan, Tenaga Kesehatan, Patient Safety, PuskesmasAbstract
Keselamatan pasien (patient safety) merupakan aspek penting dalam pelayanan kesehatan yang bertujuan mencegah cedera dan kesalahan dalam proses asuhan pasien. Tingginya angka kejadian tidak diharapkan (KTD) dan kejadian nyaris cedera (KNC) di fasilitas kesehatan menandakan pentingnya pengetahuan tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tenaga kesehatan dengan penerapan patient safety di Puskesmas Limboto. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini melibatkan seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Limboto sebanyak 30 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner penerapan patient safety. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dan penerapan patient safety yang baik. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan penerapan patient safety (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat pengetahuan tenaga kesehatan, maka semakin baik penerapan patient safety. Oleh karena itu, peningkatan edukasi dan pelatihan secara berkala sangat disarankan guna meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.


