Literatur Review : Hubungan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Obesitas Sentral Pada Usia Dewasa
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.770Keywords:
Obesitas Sentral, Aktifitas Fisik, DewasaAbstract
Latar Belakang: Obesitas sentral terjadi karena penumpukan lemak berlebih di area perut. Jika hal ini terjadi pada individu, dapat meningkatkan risiko penyakit kronis. Salah satu faktor yang dapat mencegah obesitas sentral adalah aktivitas fisik. Oleh karena itu, kami bertujuan untuk meneliti secara ilmiah terkait peran aktivitas fisik sebagai faktor risiko obesitas sentral pada orang dewasa. Metode: Penelitian ini merupakan studi tinjauan pustaka menggunakan metode PICO (populasi, intervensi, pembanding, dan hasil). Basis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Embase, Pubmed, dan Scopus. Pustaka yang memenuhi syarat untuk dipilih hingga akhir adalah pustaka yang telah memenuhi kriteria inklusi berdasarkan hasil tinjauan teks lengkap. Hasil: Terdapat sepuluh artikel setelah melalui eksklusi berdasarkan kriteria. Hasil dari lima dari sepuluh artikel menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan obesitas sentral. Aktivitas sedentari yang tinggi pada pria dapat meningkatkan risiko obesitas sentral. Kesimpulan: Aktivitas fisik yang rendah menunjukkan bahwa pengeluaran energi juga rendah sehingga penumpukan lemak berlebih di area perut dapat meningkatkan risiko obesitas sentral.


