Hubungan Dukungan Emosional Keluarga Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.801Keywords:
Diabetes Melitus Tipe 2, Dukungan Emosional keluarga, Kadar Gula DarahAbstract
Pendahuluan: Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Pengelolaan penyakit ini tidak hanya bergantung pada terapi medis, tetapi juga pada dukungan psikososial, terutama dari keluarga. Dukungan emosional keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan penderita terhadap pengobatan dan pola hidup sehat, yang pada akhirnya dapat memengaruhi stabilitas kadar gula darah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah keseluruhan responden dalam penelitian yaitu sebanyak 91 orang yang terdiagnosa DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru, sampel penelitian yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik snowball sampling. Analisis yang digunakan univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rho. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara dukungan emosional keluarga dengan kadar gula darah pada penderita DM tipe 2 dengan p-value (0,004) < alpha (0,05). Artinya, semakin tinggi dukungan emosional yang diberikan keluarga, semakin rendah kadar gula darah penderita DM Tipe 2 dan sebaliknya. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan emosional keluarga berhubungan dengan kadar gula darah pada penderita DM dan pentingnya keterlibatan keluarga dalam pengelolaan diabetes sebagai bagian dari intervensi non-farmakologis.


