Efektivitas Pemberian Aromaterapi dan Konsumsi Kunyit Asam Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri Kelurahan Pamulang Barat
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.805Keywords:
Nyeri Dismenore, Aromaterapi, Kunyit AsemAbstract
Nyeri menstruasi atau dismenore merupakan keluhan umum yang dialami oleh banyak perempuan usia reproduksi, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Berbagai metode komplementer telah digunakan untuk mengurangi intensitas nyeri, termasuk penggunaan aromaterapi dan herbal tradisional. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis literatur terkait efektivitas pemberian aromaterapi lavender dan konsumsi kunyit asem terhadap penurunan nyeri menstruasi. Metodologi Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel penelitian adalah siswi yang mengalami dismenore diambil secara purposive sampling sebanyak 30 responden, yang dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok aromaterapi lavender, kelompok konsumsi kunyit asem, dan kelompok kontrol. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan skala VAS (Visual Analog Scale). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan Kruskal-Wallis. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat penurunan yang signifikan pada intensitas nyeri menstruasi setelah intervensi baik pada kelompok aromaterapi maupun kunyit asem (p <0,05). Dibandingkan dengan kelompok kontrol, kedua intervensi menunjukkan efektivitas yang lebih baik, dengan kunyit asem menunjukkan penurunan nyeri sedikit lebih besar dibanding aromaterapi.


