Edukasi Penerapan Teknik Rileksasi Benson terhadap Hipertensi di Posyandu Lansia RW 5 Ledug Purwokerto
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.873Keywords:
Hipertensi, Lansia, Rileksasi BensonAbstract
Lansia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas yang sering terjadi penyakit seperti hipertensi, artritis (radang sendi), dan stroke. Hipertensi menjadi penyakit nomor satu yang paling banyak diderita lansia dengan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Terapi non farmakologi seperti relaksasi benson dapat menurunkan tekanan darah tinggi serta mudah dalam pelaksanaanya. Program PkM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan menurunkan tekanan darah pada lansia. Mitra PkM ini dilaksanakan di Posyandu Lansia Rw 5 Ledug Purwokerto. Metode PkM ini akan diawali dengan mengukur tekanan darah menggunakan tensi sebelum dan sesudah diajarkan relaksasi benson, mengisi kuesioner mengenai relaksasi benson sebelum diberikan edukasi, memberikan edukasi menggunakan power point selama 30 menit dan melakukan demonstrasi relaksasi benson selama 10 menit, kemudian diakhiri dengan mengevaluasi keterampilan dan mengisi kuesioner mengenai relaksasi benson sesudah diberikan edukasi dan menerapkan teknik relaksasi benson selama 7 hari sehari 1 kali selama 10 menit di pagi hari. Hasil dari PkM ini adalah tekanan darah peserta mengalami penurunan dari pengukuran sebelum sebelum dan setelah edukasi di hari ke-7. Penurunan tekanan darah memiliki nilai rata-rata sebelum edukasi pada sistole sebesar 148,13 mmHg dan diastole sebesar 86,00 mmHg, sedangkan sesudah edukasi di hari ke-7 pada sistole sebesar 142,63 mmHg dan diastole sebesar 82,53 mmHg dengan selisih sistole sebesar 5,5 dan selisih diastole sebesar 3,47.


