Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Anemia Pada Wanita Pekerja Di Klinik Ihsan Medika Pebayuran Tahun 2025

Authors

  • Dhinda Whinalda Universitas Horizon Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.874

Keywords:

Anemia, Wanita Pekerja, Status Gizi, Pola Makan, Zat Besi

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama pada wanita usia produktif yang bekerja. Wanita pekerja berisiko tinggi mengalami anemia akibat beban kerja yang tinggi, pola makan yang tidak seimbang, serta kehilangan darah saat menstruasi. Kondisi ini berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, produktivitas kerja, dan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara usia, status gizi, asupan zat besi, pola makan, lama kerja, dan status menstruasi dengan kejadian anemia pada wanita pekerja. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 wanita pekerja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat digital Hb meter. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden 19 (63,3%) diantaranya mengalami anemia, 17 (56,7%) responden berusia 20-35 tahun, sebanyak 15 (50,0%) responden IMT normal, didapatkan 18 (60,0%) responden dengan pola makan kurang baik, 16 (53,3%) responden dengan asupan gizi yang kurang, 16 (53,3%) responden dengan lama kerja rata rata >8 jam, dan 19 (63,3%) responden dengan siklus menstruasi tidak teratur. Analisis bivariat hubungan usia dengan kejadian anemia didapatkan hasil 16 (94,1%) responden yang mengalami anemia berusia 20-35 tahun, sebanyak 8 (100%) responden dengan anemia berkategori IMT kurus, sebanyak 18 (100%) responden dengan anemia dan pola makan yang kurang baik, sebanyak 14 (87,5%) yang mengalami anemia karena asupan zat besi yang kurang, sebanyak 16 (100%) responden dengan lama kerja >8jam yang mengalami anemia, dan sebanyak 17 (89,5%) responden yang mengalami anemia dengan status menstruasi tidak normal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor usia, status gizi, pola makan, asupan zat besi, lama kerja, dan status menstruasi berpengaruh terhadap kejadian anemia pada wanita pekerja.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-07-27

How to Cite

Whinalda, D. (2026). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Anemia Pada Wanita Pekerja Di Klinik Ihsan Medika Pebayuran Tahun 2025. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(2), 1550–1556. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.874

Issue

Section

Articles