Hubungan Kek Ibu Hamil Dengan BBLR Di Puskesmas Sumber
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.888Keywords:
Bumil KEK, BBLR, puskesmasAbstract
AbstrakBerat Badan Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang menyumbang terhadap tingginya angka mortalitas dan morbiditas bayi. Salah satu permasalahan yang diduga berperan dalam terjadinya BBLR adalah ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK). Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara status KEK ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas Sumber. Metode Penelitian yang digunakan metode kuantitatif analitik desain observasional, dengan data yang diperoleh dari catatan kesehatan ibu dan bayi di wilayah kerja puskesmas. Analisis data dilaksanakan lewat analisis univariat untuk distribusi masing-masing variabel dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui kaitan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian ibu hamil mengalami KEK dan sebagian bayi lahir dengan kondisi BBLR. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara KEK pada ibu hamil dengan kejadian BBLR, ibu hamil dengan status KEK memiliki kecondongan lebih besar melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah dibandingkan ibu yang tidak dengan status KEK. Fakta ini menunjukkan bahwasanya status gizi ibu hamil memiliki peran penting dalam menentukan kesehatan bayi saat lahir. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan KEK melalui peningkatan pemantauan status gizi, edukasi gizi selama kehamilan, serta memperkuat pelayanan kesehatan ibu hamil guna menurunkan risiko kejadian BBLR.
Kata Kunci: ibu hamil, KEK, status gizi, BBLR, kesehatan ibu dan anak.
Abstract
Low Birth Weight (LBW) remains one of the major health problems contributing to high rates of infant mortality and morbidity. One of the factors suspected to play a role in the occurrence of LBW is Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women. The purpose of this study was to determine the relationship between the CED status of pregnant women and the incidence of LBW at Sumber Public Health Center. The research method used was a quantitative analytic method with an observational design, using data obtained from maternal and infant health records in the working area of the health center. Data analysis was carried out through univariate analysis to describe the distribution of each variable and bivariate analysis using the Chi-Square test to determine the relationship between the two variables. The results showed that some pregnant women experienced CED and some infants were born with LBW. Statistical analysis indicated a significant relationship between CED in pregnant women and the incidence of LBW. Pregnant women with CED status had a greater tendency to give birth to infants with low birth weight compared to those without CED. These findings indicate that the nutritional status of pregnant women plays an important role in determining the health of newborns. Therefore, efforts are needed to prevent CED through improved monitoring of nutritional status, nutritional education during pregnancy, and strengthening maternal health services to reduce the risk of LBW.
Keywords: pregnant women, chronic energy deficiency, nutritional status, low birth weight, maternal and child health.


