Hubungan Faktor Risiko Dengan Kejadian Robekan Perineum Ibu Bersalin Normal di PMB Prapti Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.901Keywords:
Paritas , Usia Ibu, Berat Badan Bayi, Robeka Perineum, Persalinan NormalAbstract
Robekan perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada persalinan normal dan dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan ibu, baik secara fisik maupun psikologis. Tingginya angka kejadian robekan jalan lahir menunjukkan perlunya analisis terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas, usia ibu, dan berat badan bayi dengan kejadian robekan perineum pada ibu bersalin normal di PMB Prapti Pekanbaru tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin normal di PMB Prapti Pekanbaru tahun 2023–2025 sebanyak 79 responden dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu mengalami robekan jalan lahir sebanyak 45 responden (57,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian robekan jalan lahir (p-value = 0,000; OR = 9,49) dan terdapat hubungan antara berat badan bayi dengan kejadian robekan jalan lahir (p-value = 0,014; OR = 3,87). Sedangkan usia ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian robekan jalan lahir (p-value = 0,752; OR = 0,83). Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan upaya pencegahan melalui identifikasi faktor risiko sejak awal serta penerapan teknik persalinan yang tepat untuk meminimalkan terjadinya robekan perineum.


