Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan Di Puskesmas Minggir Yogyakarta

Authors

  • Ni Ketut Astuti Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Sri Ratna Ningsih Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Kharisah Diniyah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.979

Keywords:

Stunting, Pekerjaan, Picky Eater, imunisasi, Pengetahuan, Pendapatan

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Minggir Yogyakarta. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pekerjaan ibu, perilaku picky eater, status imunisasi dasar, pengetahuan ibu, dan pendapatan keluarga terhadap kejadian stunting. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif survey, dengan teknik total sampling sebanyak 79 anak usia 24–59 bulan. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Terdapat hubungan antara pekerjaan ibu (p=0,000), perilaku picky eater (p=0,003), pengetahuan ibu (p=0,002), dan pendapatan keluarga (p=0,000) dengan kejadian stunting. Status imunisasi dasar tidak menunjukkan hubungan (p=0,638). Kesimpulan: Pekerjaan ibu, picky eater, pengetahuan ibu, dan pendapatan keluarga berhubungan dengan kejadian stunting, sedangkan imunisasi dasar tidak berhubungan. Sehingga diperlukan upaya peningkatan edukasi gizi, pola makan anak, serta perhatian pada kondisi sosial ekonomi keluarga dalam pencegahan stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-08-28

How to Cite

Astuti, N. K., Ningsih, S. R., & Diniyah, K. (2026). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan Di Puskesmas Minggir Yogyakarta. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(2), 1787–1798. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.979

Issue

Section

Articles