Hubungan Dukungan Suami Dengan Pemilihan Kontrasepsi Implan Pada Akseptor KB Di Puskesmas Empagae

Authors

  • Noviana Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidenreng Rappang

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.983

Keywords:

Dukungan Suami, Kontrasepsi, Akseptor KB, Keluarga Berencana, KB Implant

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan kontrasepsi implant sebagai metode kontrasepsi jangka panjang masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya dukungan suami dalam pengambilan keputusan penggunaan kontrasepsi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan penggunaan KB implant pada akseptor KB di UPT Puskesmas Empagae Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Pearson Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden berusia 20–35 tahun (80,0%), berpendidikan SMA/perguruan tinggi (60,0%), tidak bekerja (76,0%), menggunakan KB implant (66,7%), dan memperoleh dukungan suami (98,7%). Hasil uji Pearson Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,667 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan penggunaan KB implant. Kesimpulan: Dukungan suami tidak berhubungan secara signifikan dengan penggunaan KB implant pada akseptor KB di UPT Puskesmas Empagae. Keputusan penggunaan KB implant diduga lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti pengetahuan, pendidikan, pengalaman penggunaan kontrasepsi, dan akses terhadap pelayanan kesehatan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-09-23

How to Cite

Noviana, N. (2026). Hubungan Dukungan Suami Dengan Pemilihan Kontrasepsi Implan Pada Akseptor KB Di Puskesmas Empagae. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 10(1), 220–229. https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.983

Issue

Section

Articles