Perempuan Sehat Siap Hamil Dan Cegah Stunting Sejak Dini (Persimil Ceting) Di Wilayah Klaten
Keywords:
Calon Pengantin, StuntingAbstract
Calon pengantin yang merencanakan kehamilan setelah menikah berada dalam masa prakonsepsi yang apabila mengalami KEK meningkatkan risiko berbagai penyakit infeksi dan gangguan hormonal yang berdampak buruk pada kesehatan perempuan saat hamil salah satunya adalah anemia. Kondisi anemia saat prakonsepsi akan menimbulkan resiko pertumbuhan dan perkembangan janin yang terganggu dan kondisi ini berpotensi terhadap kehamilan dengan janin yang kecil dan melahirkan bayi berat lahir rendah (BBLR) dan dapat berisiko stunting. Tujuan Umum dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mendeteksi status gizi perempuan dan memperbaiki serta mempertahankan gizi dalam batas normal pada perempuan yang merencanakan kehamilan di Puskesmas Klaten Selatan dan Wedi. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada masyarakat ini yaitu project based learning. Peserta pengabdian masyarakat sebagian besar adalah catin yang merencanakan kehamilan sebanyak 70%, dengan tingkat pendidikan terbanyak SMA/K 65%, dan sebagian besar pekerjaanya swasta 70%. Dengan usia terbanyak reproduksi sehat 87,5% dan 12,5% dalam kemungkinan beresiko atau usia reproduksi tidak sehat. Hasil Pemeriksaan didapatkan IMT normal ada 60% ,IMT kurang 25% dan IMT lebih 15%. Peserta pengetahuanya tentang gizi ibu hamil meningkat dari pre test berpengetahuan kurang 10% menjadi post testnya 95% pengetahuan baik dan tidak ada yang pengetahuanya kurang.
