Hubungan Kesehatan Mental dengan Depresi pada Remaja di Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1030Keywords:
Kesehatan Mental, Depresi, Remaja, Panti AsuhanAbstract
Latar belakang: Masa remaja merupakan periode perkembangan yang rentan mengalami berbagai permasalahan psikologis, salah satunya depresi. Remaja yang tinggal di panti asuhan memiliki risiko mengalami tekanan psikososial akibat keterbatasan dukungan keluarga, perubahan lingkungan hidup, serta tuntutan adaptasi sosial yang dapat memengaruhi kondisi kesehatan mental. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesehatan mental dengan depresi pada remaja di Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 55 remaja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kesehatan mental dan kuesioner depresi. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kondisi kesehatan mental kategori normal sebanyak 43 responden (78,2%). Tingkat depresi responden sebagian besar berada pada kategori minimal sebanyak 22 responden (40,0%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 dengan koefisien korelasi (ρ) sebesar 0,562, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan kekuatan sedang antara kesehatan mental dengan depresi. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kesehatan mental dengan depresi pada remaja di Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan mental remaja sebagai upaya pencegahan dan pengelolaan risiko depresi.


