Implementasi Pemeriksaan Tekanan Darah dan Protein Urine Rutin pada Pelayanan Antenatal Care sebagai Upaya Deteksi Dini dan Pencegahan Preeklamsia

Authors

  • R. Gita Nadia Putri Universitas Indonesia Maju
  • Madinah Munawaroh Hayatullah Universitas Indonesia Maju
  • Uci Ciptiasrini Universitas Indonesia Maju

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1052

Keywords:

Antenatal Care, Deteksi Dini, Pemeriksaan Tekanan Darah, Preeklamsia, Protein Urine

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi, sehingga diperlukan upaya deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah dan protein urine dalam pelayanan Antenatal Care (ANC). Namun, pelaksanaan pemeriksaan protein urine di Puskesmas Muka Kabupaten Cianjur belum dilakukan secara optimal pada seluruh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pemeriksaan tekanan darah dan protein urine pada pelayanan ANC sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan preeklamsia di Puskesmas Muka Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari bidan pelaksana, bidan koordinator, dan Kepala Puskesmas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan tekanan darah telah dilaksanakan secara rutin pada setiap kunjungan ANC dan sesuai dengan SOP yang berlaku. Sementara itu, pemeriksaan protein urine belum dilakukan secara optimal pada seluruh ibu hamil dan masih dilaksanakan berdasarkan indikasi tertentu, seperti tekanan darah tinggi dan faktor risiko preeklamsia. Faktor yang memengaruhi implementasi meliputi faktor predisposisi berupa pengetahuan dan sikap bidan yang baik, faktor pemungkin berupa keterbatasan stik protein urine, buku KIA, dan tenaga laboratorium, serta faktor penguat berupa SOP, dukungan pimpinan, monitoring, dan kebijakan dari instansi terkait. Hambatan lainnya meliputi rendahnya kesadaran ibu hamil, keterlambatan kunjungan ANC, kendala ekonomi, dan belum terdatanya sebagian ibu hamil. Disimpulkan bahwa implementasi pemeriksaan tekanan darah telah berjalan optimal, sedangkan pemeriksaan protein urine masih perlu ditingkatkan melalui pemenuhan sarana pemeriksaan, penguatan edukasi, dan peningkatan koordinasi pelayanan untuk mendukung deteksi dini dan pencegahan preeklamsia.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-10-15

How to Cite

Putri, R. G. N., Hayatullah, M. M., & Ciptiasrini, U. (2026). Implementasi Pemeriksaan Tekanan Darah dan Protein Urine Rutin pada Pelayanan Antenatal Care sebagai Upaya Deteksi Dini dan Pencegahan Preeklamsia. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 10(1), 669–676. https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1052

Issue

Section

Articles