Pengaruh Pendidikan Kesehatan Leaflet Visual terhadap Pengetahuan Pencegahan Penyimpangan Seksual (LGBT) pada Siswa di SMKS Al Ishlah Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1066Keywords:
Pendidikan Kesehatan, Leaflet Visual, Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi, SiswaAbstract
Pendahuluan: Masa remaja merupakan periode transisi yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan perilaku seksual berisiko. Kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dapat membuat remaja mudah memperoleh informasi yang keliru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet visual terhadap pengetahuan pencegahan penyimpangan seksual (LGBT) pada siswa di SMKS Al Ishlah Palangka Raya. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pra-eksperimen one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 49 siswa yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 20 pertanyaan. Karena hasil uji Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal, analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 10,55 pada pretest menjadi 16,67 pada posttest, atau meningkat sebesar 6,12 poin. Pada pretest, 27 siswa (55,1%) berada pada kategori kurang, sedangkan pada posttest 37 siswa (75,5%) berada pada kategori baik. Sebanyak 47 siswa mengalami peningkatan skor, 2 siswa tetap, dan tidak ada yang mengalami penurunan. Uji Wilcoxon menghasilkan Z = −5,976 dan p < 0,001. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet visual terhadap pengetahuan siswa mengenai pencegahan penyimpangan seksual (LGBT) di SMKS Al Ishlah Palangka Raya. Leaflet visual dapat menjadi salah satu media pendukung pendidikan kesehatan reproduksi remaja.


