Hubungan Kualitas Tidur dengan Risiko Anemia pada Remaja Putri di SMA Negeri 8 Pekanbaru Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1079Keywords:
Kualitas Tidur, Risiko, Anemia, Remaja PutriAbstract
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan risiko anemia pada remaja putri di SMA Negeri 8 Pekanbaru Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri kelas X sebanyak 316 siswi, dengan jumlah sampel 76 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat Easy Touch GCHb. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 76 responden, sebanyak 45 responden (59,2%) memiliki kualitas tidur baik dan 31 responden (40,8%) memiliki kualitas tidur buruk. Sebanyak 18 responden (23,7%) mengalami anemia, sedangkan 58 responden (76,3%) tidak mengalami anemia. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan risiko anemia pada remaja putri di SMA Negeri 8 Pekanbaru dengan nilai p kurang lebih 0,001. Responden dengan kualitas tidur buruk memiliki risiko 3,913 kali lebih besar mengalami anemia dibandingkan responden dengan kualitas tidur baik. Kesimpulannya, terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan risiko anemia pada remaja putri di SMA Negeri 8 Pekanbaru.


