Hubungan Pengetahuan Remaja Putri dengan Sikap terhadap Dismenore di SMA Negeri 12 Pekanbaru

Authors

  • Nur Sofya Putri Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1105

Keywords:

Dismenore, Pengetahuan, Remaja Putri, Sikap

Abstract

Dismenore merupakan nyeri yang terjadi saat menstruasi dan sering dialami oleh remaja putri sehingga dapat mengganggu aktivitas belajar maupun aktivitas sehari-hari. Kurangnya pengetahuan mengenai dismenore dapat memengaruhi sikap remaja putri dalam menghadapi dan melakukan penanganan dismenore secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri dengan sikap terhadap dismenore di SMA Negeri 12 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 82 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap terhadap dismenore. Data dianalisis secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi masing-masing variabel dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi tentang dismenore, yaitu sebanyak 56 responden (68,3%), sedangkan responden dengan pengetahuan rendah sebanyak 26 responden (31,7%). Sebagian besar responden memiliki sikap positif terhadap dismenore, yaitu sebanyak 57 responden (69,5%), sedangkan responden dengan sikap negatif sebanyak 25 responden (30,5%). Hasil uji Pearson Chi-Square menunjukkan nilai χ² = 68,654 dengan p-value < 0,001 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan remaja putri dengan sikap terhadap dismenore di SMA Negeri 12 Pekanbaru. Semakin tinggi tingkat pengetahuan remaja putri mengenai dismenore, maka semakin positif sikap yang ditunjukkan dalam menghadapi dan melakukan penanganan dismenore. Diharapkan pihak sekolah dapat meningkatkan upaya pendidikan kesehatan reproduksi melalui program penyuluhan secara berkala mengenai dismenore, meliputi pengenalan penyebab, gejala, serta cara penanganan yang tepat. Tenaga kesehatan juga diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada remaja putri guna meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap yang lebih baik dalam menghadapi dismenore.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-10-28

How to Cite

Putri, N. S. (2026). Hubungan Pengetahuan Remaja Putri dengan Sikap terhadap Dismenore di SMA Negeri 12 Pekanbaru. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 10(1), 1055–1067. https://doi.org/10.54100/bemj.v10i1.1105

Issue

Section

Articles