Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Wasting Pada Anak Usia 12–36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II

Authors

  • Khotim Khasanah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Elika Puspitasari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Nidatul Khofiyah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.441

Keywords:

Wasting, Karakteristik Anak, Tingkat Pendidikan Ibu

Abstract

Wasting merupakan kondisi anak yang kurus pada balita yang dapat menyebabkan risiko keterlambatan tumbuh kembang jangka panjang, penurunan sistem kekebalan tubuh, meningkatnya keparahan terhadap penyakit menular, dan bahkan meningkatkan risiko kematian. Kejadian wasting pada anak di Kabupaten Sleman Yogyakarta sebanyak 7,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada anak usia 12-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Gamping II. Jenis penelitian observasional analitik desain case control. Populasi anak wasting 78 anak sampel 44 kelompok kasus dan 44 kelompok kontrol dengan total sampel 88 responden subjek penelitian ibu yang memiliki anak usia 12-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Gamping II. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin p value: 0,670, usia balita p value: 0,391, status pekerjaan ibu p value: 0,129, tingkat pendidikan ibu (p value: 0,006 OR 4,405). Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan kejadian wasting. Peneliti menyarankan lebih aktif mencari informasi kesehatan secara mandiri seputar pengasuhan anak untuk mencegah wasting.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-08-11

How to Cite

Khasanah, K., Elika Puspitasari, & Nidatul Khofiyah. (2025). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Wasting Pada Anak Usia 12–36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 8(2), 448–455. https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.441