Analisis Status Imunisasi Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Paramasan

Authors

  • Sanah Universitas Sari Mulia
  • Nita Hestiyana Universitas Sari Mulia
  • Laurensia Yunita Universitas Sari Mulia
  • Susanti Suharti Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.445

Keywords:

Balita, Imunisasi, Stunting

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan indikator yang menunjukkan buruknya status gizi generasi penerus bangsa di masa depan. Program imunisasi merupakan salah satu implementasi penurunan stunting namun capaiannya masih belum optimal. Status imunisasi yang tidak lengkap dapat menyebabkan anak mengalami infeksi berulang sehingga energi dari asupan nutrisi terfokus untuk penyembuhan dan pertumbuhan anak menjadi terhambat. Tujuan: Menganalisis hubungan status imunisasi terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Paramasan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan survei analitik dan pendekatan cross sectional ini dilakukan pada 30 balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Paramasan dengan teknik purposive sampling dan dianalisa dengan uji korelasi fisher’s exactHasil: Sebagian besar responden memiliki status imunisasi tidak lengkap dengan jumlah 22 anak (73,3%), dan tergolong stunting dengan jumlah 15 dari 30 anak (50%). Analisa uji hipotesis secara bivariate menunjukkan nilai p = 0,035. Simpulan: Ada hubungan hubungan status imunisasi terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Paramasan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-09-11

How to Cite

Sanah, Nita Hestiyana, Laurensia Yunita, & Susanti Suharti. (2025). Analisis Status Imunisasi Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Paramasan . Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 8(2), 798–806. https://doi.org/10.54100/bemj.v8i2.445

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>