Efektivitas Pemberian Puding Rumput Laut dan Sari Kacang Hijau terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester II dengan Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Sambau
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.511Keywords:
Anemia, Ibu Hamil, Hemoglobin, Puding Rumput Laut, Sari Kacang HijauAbstract
Latar belakang: Anemia pada ibu hamil trimester II masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Puskesmas Sambau (prevalensi 26%), yang berisiko menimbulkan komplikasi. Puding rumput laut dan sari kacang hijau kaya zat besi sebagai alternatif intervensi nutrisi lokal. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas puding rumput laut dan sari kacang hijau dalam meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil anemia trimester kedua. Metode Penelitian jenis kuantitatif dengan desain pra-eksperimen dengan pendekatan two group pretest-posttest tanpa kontrol. Sebanyak 39 ibu hamil dengan anemia dibagi menjadi dua kelompok: 19 menerima puding rumput laut, dan 20 menerima sari kacang hijau, keduanya dikonsumsi setiap hari selama 14 hari. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat Hb digital. Data dianalisis menggunakan paired t-test dan independent t-test. Hasil: Kedua kelompok menunjukkan peningkatan kadar Hb yang signifikan setelah intervensi (p = 0,000). Rata-rata Hb pada kelompok puding rumput laut meningkat dari 8,695 g / dL menjadi 9,995 g / dL, sedangkan kelompok sari kacang hijau meningkat dari 9,220 g/dL menjadi 11,175 g/dL. Uji independent t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,004), dengan sari kacang hijau lebih efektif. Kesimpulan: Puding rumput laut dan sari kacang hijau sama-sama efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Namun, sari kacang hijau lebih efektif secara statistik dan biologis, dan direkomendasikan sebagai intervensi nutrisi alternatif yang diprioritaskan.


