Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III dengan Keikutsertaan dalam Kelas Persiapan Laktasi di Wilayah Kerja Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.529Keywords:
Pengetahuan, Ibu Hamil Trimester III, Keikutsertaan Ibu Hamil, Kelas Persiapan LaktasiAbstract
Latar Belakang: Pemberian ASI eksklusif merupakan strategi esensial dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target nasional. Data SDKI tahun 2019 menunjukkan cakupan sebesar 55%, dengan fluktuasi selama lima tahun terakhir. Di Kalimantan Selatan, cakupan ASI eksklusif termasuk terendah secara nasional, dan Puskesmas Kayu Tangi mengalami penurunan signifikan dari 78,4% (2022) menjadi 51,22% (2024). Kondisi ini mencerminkan perlunya penguatan edukasi sejak masa antenatal, salah satunya melalui kelas persiapan laktasi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil trimester III dengan keikutsertaan dalam kelas persiapan laktasi di wilayah kerja Puskesmas Kayu Tangi Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 33 ibu hamil trimester III yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil: Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan kurang dan tidak mengikuti kelas persiapan laktasi (54,5%). Uji bivariat menggunakan Chi-Square dan Fisher’s Exact Test menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan keikutsertaan dalam kelas persiapan laktasi (p-value = 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil trimester III dengan keikutsertaan dalam kelas persiapan laktasi. Diperlukan upaya promosi dan edukasi yang lebih aktif dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi ibu hamil.


