Pengaruh Latihan Asertif Terhadap Kemampuan Mengendalikan Marah Pada Lansia di Desa Sidomukti Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.543Keywords:
Emosi, Lansia, Pelatihan Asertif KemarahanAbstract
Psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi kestabilan emosi. Salah satu masalah yang sering muncul adalah kesulitan dalam mengendalikan marah, yang dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun kualitas hubungan sosial. Latihan asertif merupakan salah satu bentuk terapi perilaku yang dapat membantu lansia dalam mengekspresikan emosi secara tepat, jujur, dan terkontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan asertif terhadap kemampuan mengendalikan marah pada lansia di Desa Sidomukti Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental menggunakan One Group Pre-Test and Post-Test Design. Sampel berjumlah 18 lansia yang dipilih dengan teknik accidental sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan dengan uji univariat dan bivariat menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan mengendalikan marah setelah diberikan latihan asertif, dengan nilai p=0,000 (p < 0,05) yang berarti Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan asertif terhadap kemampuan mengendalikan marah pada lansia di Desa Sidomukti.Kata Kunci: Emosi, Lansia, Latihan Asertif, Marah.


