Pengaruh Kompres Es Terhadap Nyeri Imunisasi Pentabio Di Puskesmas Beruntung Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.569Keywords:
Imunisasi, Kompres Es, PentabioAbstract
Latar Belakang: Imunisasi pentabio merupakan imunisasi dasar yang diberikan melalui suntikan intramuskular. Walaupun bermanfaat mencegah penyakit berbahaya, penyuntikan sering menimbulkan nyeri pada bayi akibat penetrasi jarum dan masuknya vaksin ke dalam jaringan otot. Di Puskesmas Beruntung Raya cakupan imunisasi pentabio terus meningkat, namun keluhan nyeri pascaimunisasi tetap menjadi perhatian. Upaya non-farmakologis yang dapat digunakan adalah pemberian kompres dingin. Kompres es diyakini mampu menurunkan intensitas nyeri dengan memperlambat aliran darah lokal dan mengurangi sensitivitas saraf. Tujuan: Penelitian ini menganalisis pengaruh kompres es terhadap nyeri imunisasi pentabio di Puskesmas Beruntung Raya. Metode: Jenis penelitian adalah quasi eksperimental design dengan rancangan post-test only with group control. Populasi penelitian 38 bayi, sampel 20 bayi ditentukan dengan purposive sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu intervensi (10 bayi diberi kompres es) dan kontrol (10 bayi tanpa kompres). Instrumen penilaian menggunakan skala FLACC (Face, Leg, Activity, Cry, Consolability). Analisis data menggunakan uji Mann Whitney. Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan 4 bayi (40%) tidak nyeri dan 6 bayi (60%) hanya nyeri ringan. Pada kelompok kontrol seluruh bayi (100%) mengalami nyeri sedang. Rata-rata skor nyeri kelompok intervensi 1,80, lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol 4,50. Uji statistik menghasilkan p value sebesar 0,0001, menunjukkan perbedaan signifikan. Kesimpulan: Kompres es terbukti efektif menurunkan nyeri akibat imunisasi pentabio di Puskesmas Beruntung Raya.


