Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Terhadap Status Gizi Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Beruntung Baru
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.581Keywords:
Ibu Hamil, KEK, PMT, Status GiziAbstract
Latar Belakang : Kekurangan gizi atau kurang energi kronik (KEK) pada ibu dan bayi telah menyumbang setidaknya 3,5 juta kematian setiap tahunnya di ASIA dan menyumbang 11% dari penyakit global di dunia. UPTD Puskesmas Beruntung Baru Tahun 2022 memiliki sasaran 284 orang ibu hamil terdapat 22 orang (8,03%) ibu hamil KEK, Tahun 2023 memiliki sasaran ibu hamil sebanyak 274 orang terdapat 22 orang ibu hamil (8,03%) Ibu hamil KEK dan di Tahun 2024 memiliki sasaran ibu hamil sebanyak 245 orang dengan jumlah ibu hamil KEK sebanyak 31orang (12,65%), dari data tersebut menunjukkan adanya kenaikan kejadian Ibu hamil dengan KEK dari tahun 2023 sampai dengan tahun 2024 sebanyak 9 orang. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan Lokal terhadap status gizi ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK). Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami KEK pada Januari 2022 sampai dengan Desember 2024, yaitu sebanyak 75 orang. Teknik pengambilan sampel ialah total sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian : Menunjukkan bahwa sebagian besar status gizi Ibu Hamil KEK meningkat terjadi setelah pemberian PMT sebanyak 54 orang (72%), dengan p value 0.000. Kesimpulan : Adanya pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal terhadap status gizi Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Beruntung Baru


