Hubungan Tingkat Kepuasan Pelayanan Dengan Sisa Makanan Siang Pada Anak Sekolah Dasar

Authors

  • Disya Prastuti Firnanda Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Dittasari Putriana Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Muhammad Hafizh Hariawan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.606

Keywords:

Sisa Makan, Kepuasan Pelayanan, Anak Sekolah

Abstract

Sisa makan siang anak sekolah dasar masih tinggi (51,4%). Sisa makan siang dapat dipengaruhi oleh kepuasan terhadap pelayanan. Tingkat kepuasan yang terdiri dari variasi menu, kebersihan alat, ketepatan waktu, dan cara penyajian makanan yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan pelayanan yang mempengaruhi sisa makan siang pada anak sekolah dasar di Yogyakarta. Studi ini merupakan penelitian observational analitik dengan pendekatan cross sectional, yang melibatkan 70 siswa dari dua sekolah dasar di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data mengenai sisa makanan diperoleh melalui observasi menggunakan formulir Visual Comstock, sedangkan data kepuasan pelayanan dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup aspek variasi menu, cara penyajian, ketepatan waktu, dan kebersihan alat makan. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan p-value <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa puas terhadap pelayanan makan siang (91,4%), tetapi masih terdapat siswa yang menyisakan makanan (94,3%). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepuasan pelayanan dengan sisa makan siang siswa (p = 0,307). Sebaiknya pihak sekolah dan penyedia makanan dapat melakukan monitoring dan evaluasi menu secara berkala guna menurunkan tingkat sisa makanan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-01-04

How to Cite

Disya Prastuti Firnanda, Dittasari Putriana, & Muhammad Hafizh Hariawan. (2026). Hubungan Tingkat Kepuasan Pelayanan Dengan Sisa Makanan Siang Pada Anak Sekolah Dasar. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(1), 595–604. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.606