Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Botumoito

Authors

  • Dwi Cahyaningsi Ismail Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Sri Wahyuni Putri S. Amu Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Vifie Sjafrin Moeda Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Fatmah Zakaria Universitas Muhammadiyah Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.609

Keywords:

Pernikahan Dini, Remaja Putri, Faktor Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan Reproduksi

Abstract

Pernikahan sebelum mencapai usia 19 tahun dikenal sebagai pernikahan dini, yang sering memiliki efek buruk dalam aspek fisik, mental, serta sosial, terutama bagi wanita muda. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor yang menyebabkan pernikahan dini di area layanan Puskesmas Botumoito. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari remaja perempuan yang pernah mengalami pernikahan dini, yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstruktur. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pernikahan dini meliputi rendahnya pendidikan, situasi ekonomi keluarga, pengaruh dari media sosial, adat istiadat, dan minimnya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi. Temuan ini menekankan perlunya pendidikan yang menyeluruh serta keterlibatan aktif tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam menyampaikan informasi tentang risiko dan konsekuensi dari pernikahan dini. Diperlukan kerja sama antara keluarga, komunitas, dan instansi pemerintah untuk menghentikan praktik pernikahan di bawah usia.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-01-04

How to Cite

Dwi Cahyaningsi Ismail, Sri Wahyuni Putri S. Amu, Vifie Sjafrin Moeda, & Fatmah Zakaria. (2026). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Botumoito. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(1), 588–594. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.609