Gambaran Kejadian Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) Pada Pasien Sectio Caesarea Dengan Teknik Spinal Anestesi di RSUD dr. Soedirman Kebumen
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.628Keywords:
PONV, Anestesi Spinal, Sectio CaesareaAbstract
Anestesi spinal merupakan metode pilihan yang banyak digunakan pada tindakan Sectio Caesarea, namun salah satu efek samping yang paling sering muncul adalah Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) atau mual muntah pasca operasi, terutama dalam 24 jam pertama setelah pembedahan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan apabila tidak segera ditangani dapat menimbulkan ketidaknyamanan hingga komplikasi pasca operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian PONV pada pasien Sectio Caesarea di RSUD dr. Soedirman serta menganalisis hubungan antara usia, durasi operasi, dan durasi puasa terhadap kejadian PONV. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian berjumlah 81 pasien yang dipilih menggunakan teknik total sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Data penelitian diperoleh melalui catatan medis pasien dan dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi serta crosstabulation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berada pada kelompok usia 20–30 tahun (90,6%) dengan kejadian PONV sebesar 58,6%. Pada variabel durasi operasi, sebagian besar pasien menjalani operasi kurang dari 1 jam 10 menit (90,6%) dengan kejadian PONV sebesar 51,7%. Sedangkan pada variabel durasi puasa, pasien dengan lama puasa lebih dari 7 jam (87,5%) menunjukkan kejadian PONV paling tinggi yaitu sebesar 53,1%. Dari ketiga variabel yang diteliti, durasi puasa memberikan pengaruh paling menonjol terhadap kejadian PONV. Kesimpulan penelitian ini adalah usia, durasi operasi, dan durasi puasa memiliki peran terhadap kejadian PONV, dengan frekuensi tertinggi pada pasien dengan durasi puasa lebih dari 7 jam. Evaluasi terhadap lama puasa preoperatif perlu diperhatikan untuk menurunkan risiko PONV pada pasien Sectio Caesarea dengan anestesi spinal.


