Gambaran Kejadian Post Dural Puncture Headache (PDPH) Pada Pasien Sectio Caesarea Dengan Anestesi Subarachnoid Block (SAB) Di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.659Keywords:
Anestesi Spinal, Post Dural Puncture Headache, Sectio Caesarea, Subarachnoid BlockAbstract
Subarachnoid Block (SAB) merupakan anestesi yang banyak digunakan pada operasi Sectio Caesarea, namun memiliki efek samping Post Dural Puncture Headache (PDPH) yang muncul 12–48 jam pascatindakan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kejadian PDPH berdasarkan usia, indeks massa tubuh (IMT), ukuran jarum, teknik penusukan, dan jumlah percobaan pada pasien Sectio Caesarea di RS Islam Fatimah Cilacap. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik convenience sampling. Hasil menunjukkan mayoritas responden berusia 26–34 tahun (66,0%) dengan PDPH 26,4%, IMT normal (86,8%) dengan PDPH 35,8%, penggunaan jarum 27G (69,8%) dengan PDPH 24,5%, teknik paramedian (69,8%) dengan PDPH 24,5%, serta satu kali percobaan penusukan (96,2%) dengan PDPH 39,6%. Kesimpulannya yaitu 43,5% responden mengalami PDPH pasca tindakan SAB.


