Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tolinggula
Keywords:
Usia, Paritas, Pendidikan, IMT, Anemia KehamilanAbstract
Anemia pada kehamilan merupakan masalah kesehatan serius yang dapat membahayakan ibu dan janin. Dampak anemia bagi ibu pada saat kehamilan diantaranya Hemorragic Post partum (HPP), syok, partus lama, atonia uteri, insersia uteri, sedangkan dampak anemia pada bayu baru dilahirkan diantaranya BBRL dan cacat bawaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kajdian anemia pada ibu hamil di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Tolinggula. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 68 ibu hamil dipilih teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia (p=0,033), paritas (p=0,005), pendidikan (p=0,001), dan status gizi (IMT) (p=0,030) berhubungan signifikan dengan kejadian anemia. Faktor-faktor tersebut berperan dalam menurunkan kadar hemohlobin ibu hamil yang beresiko menyebabkan komplikasi seperti perdarahan postpartum, persalinan lama, dan bayi berat lahir rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah usia, paritas, pendidikan, dan status gizi merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kejadian Anemia. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi tenaga kesehatan dalam merancang intervensi pencegahan anemia, serta meningkatkan edukasi gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil.


