Hubungan Pengetahuan Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas V Di SDN 6 Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.676Keywords:
Pengetahuan, Kesiapan Menghadapi MenarcheAbstract
Latar Belakang: Menarche merupakan menstruasi pertama yang menjadi tanda awal pubertas dan kematangan sistem reproduksi pada perempuan. Peristiwa ini sering kali membawa dampak psikologis, seperti rasa takut, cemas, atau malu, terutama jika siswi tidak memiliki pengetahuan yang memadai sebelumnya. Kesiapan menghadapi menarche menjadi penting agar siswi dapat melalui proses ini dengan baik secara fisik dan emosional. Terdapat beberapa siswibkelas V di SDN-6 Palangka Raya masih terdapat beberapa siswi yang belum memiliki pengetahuan dan kesiapan yang cukup, seperti rasa bingung saat di tanya tentang menarche, tidak mengetahui cara menjaga kebersihan, bagaimana langkah pertama pada saat pertama kali mengalami menarche serta kurangnya dukungan informasi dari lingkungan sekitar. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas V di SDN 6 Palangka Raya. Metode: Rancangan penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas V di SDN 6 Palangka Raya. Populasi kelas A 18 siswi dan B 14 siswi. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner pengetahuan menarche dan kesiapan dalam menghadapi menarche. Sampel berjumlah 32 siswi dengan Teknik total sampling, uji Sperman Rank. Hasil: Uji statistik Sperman Rank nilai ρ = 0,000 dengan siqnifikan ɑ = 0,05 (ρ < ɑ). sehingga hipotesis H1 diterima yang artinya ada hubungan pengetahuan dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas V di SDN 6 Palangka Raya. Kesimpulan: Siswi yang memiliki pengetahuan baik cenderung lebih siap secara fisik dan psikologis dalam menghadapi menarche dibandingkan dengan siswi yang memiliki pengetahuan kurang.


