Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan ISPA Pada Ibu Yang Memiliki Balita di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.626Keywords:
Tingkat Pengetahuan, Perilaku Pencegahan, ISPAAbstract
Latar Belakang : ISPA merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita di dunia, dengan angka kematian sekitar 3,9 juta anak setiap tahun. WHO memperkirakan angka kematian ISPA di negara berkembang mencapai lebih dari 40 per 1000 kelahiran hidup, dengan prevalensi 15–20% per tahun pada kelompok balita. Tingkat pengetahuan orang tua sangat memengaruhi perilaku pencegahan ISPA, namun sebagian ibu masih kurang memahami cara penularan dan pencegahan. Tujuan : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan ISPA pada ibu balita di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya. Metode : Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan teknik consecutive sampling. Jumlah sampel sebanyak 83 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rank. Hasil : Analisis data menunjukkan nilai p sebesar kurang dari 0,001, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan ISPA. Kesimpulan : Penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi pengetahuan ibu, maka semakin baik pula perilaku pencegahan ISPA pada balita.


