Pengaruh Self-Esteem terhadap Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Reproduksi Remaja
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.706Keywords:
Self-Esteem, Perilaku, Kesehatan Reproduksi, RemajaAbstract
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan reproduksi akibat kurangnya pengetahuan dan pengendalian diri. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi adalah self-esteem atau harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-esteem terhadap perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi pada remaja di SMA Negeri 1 Bantaeng. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng, dan sampel berjumlah 35 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self-esteem dan perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self-esteem dalam kategori sedang (45,7%), dan perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi dalam kategori cukup (42,9%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,021 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara self-esteem dan perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi remaja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi self-esteem remaja, semakin baik perilaku mereka dalam menjaga kesehatan reproduksi. Diharapkan pihak sekolah dan tenaga kesehatan dapat meningkatkan self-esteem remaja melalui pendidikan kesehatan, bimbingan konseling, dan kegiatan yang membangun rasa percaya diri.


