Efektivitas Pemberian Air Rebusan Jahe Merah dan Air Rebusan Asam Jawa terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Dismenorhea pada Remaja Putri

Authors

  • Lusiana Sagarawati Universitas Indonesia Maju
  • Maryam Syarah Universitas Indonesia Maju
  • Madinah Munawaroh Universitas Indonesia Maju
  • Elisa Nurpadilah Universitas Indonesia Maju
  • Sunarti Universitas Indonesia Maju
  • Wiwit Lestari Universitas Indonesia Maju
  • Fuji Fauziah Universitas Indonesia Maju

DOI:

https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.708

Keywords:

Jahe Merah, Asam Jawa, Dismenore Primer, Remaja Putri

Abstract

Dismenore primer adalah nyeri haid yang umum dialami oleh remaja putri yang disebabkan oleh peningkatan kadar prostaglandin yang menyebabkan kontraksi uterus berlebihan, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup secara keseluruhan. Pendekatan non-farmakologis sering digunakan untuk mengelola kondisi ini, termasuk obat herbal seperti jahe merah dan asam jawa, yang mengandung senyawa anti-inflamasi dan analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas rebusan jahe merah dan rebusan asam jawa dalam mengurangi tingkat nyeri haid (dismenore) di kalangan remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan di Puskesmas Pandeglang pada bulan Agustus 2025, melibatkan empat remaja putri berusia 15 tahun yang mengalami dismenore primer dengan skor nyeri 5. Responden 1 dan 2 diberi rebusan jahe merah (30 g jahe merah direbus dalam 250 ml air hingga tersisa 200 ml), sementara responden 3 dan 4 diberi rebusan asam jawa (75 g asam jawa direbus dalam 300 ml air hingga tersisa 200 ml). Keduanya dikonsumsi sekali sehari selama tiga hari pada awal menstruasi. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) pada hari pertama, kedua, dan ketiga menstruasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua intervensi efektif menurunkan tingkat nyeri dari skor NRS 5 menjadi 0 (tanpa nyeri) pada hari ketiga, tetapi penurunan terjadi lebih cepat pada kelompok yang diberi rebusan jahe merah, yang mencapai skor NRS 2 pada hari kedua, dibandingkan dengan kelompok rebusan asam jawa, yang tetap pada skor 3. Kesimpulannya, rebusan jahe merah dan asam jawa efektif dalam menurunkan tingkat nyeri dismenore primer, tetapi rebusan jahe merah lebih efektif dalam mempercepat penurunan nyeri haid.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-03-20

How to Cite

Sagarawati, L., Syarah, M., Munawaroh, M., Nurpadilah, E., Sunarti, S., Lestari, W., & Fauziah, F. (2026). Efektivitas Pemberian Air Rebusan Jahe Merah dan Air Rebusan Asam Jawa terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Dismenorhea pada Remaja Putri. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 9(2), 305–314. https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.708

Issue

Section

Articles