Pengaruh Edukasi Pendidikan Seks Prasekolah terhadap Pengetahuan dan Sikap Anak Usia 4-6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i2.729Keywords:
pendidikan seks, anak usia dini, Pengetahuan, sikap, Kekerasan SeksualAbstract
Kekerasan seksual pada anak masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, sehingga diperlukan upaya preventif melalui edukasi pendidikan seks sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pendidikan seks prasekolah terhadap pengetahuan dan sikap anak usia 4–6 tahun di TK RA Al Hidayah. Penelitian menggunakan desain one-group pretest–posttest dengan melibatkan 30 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner bergambar untuk menilai pengetahuan dan sikap anak. Intervensi diberikan melalui media cerita, boneka, simulasi, dan permainan yang disesuaikan dengan tahap perkembangan usia prasekolah. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kedua variabel utama. Pada pengetahuan, terjadi peningkatan kategori baik dari 6,7% pada pretest menjadi 56,7% pada posttest, sementara kategori pengetahuan kurang menurun dari 60% menjadi 3,3%. Pada variabel sikap, kategori sikap positif meningkat dari 10% menjadi 56,7%, dan tidak terdapat lagi responden dengan sikap negatif pada posttest. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 pada pengetahuan maupun sikap, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan setelah intervensi diberikan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi pendidikan seks prasekolah efektif meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap protektif pada anak usia 4–6 tahun. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran anak usia dini sebagai langkah preventif terhadap risiko kekerasan seksual.


