Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Perempuan Masa Reproduksi Tentang Sadari Dengan Praktik Deteksi Dini Kanker Payudara Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.741Keywords:
SADARI, Pengetahuan, Sikap, Kanker Payudara, Perempuan ReproduksiAbstract
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan di seluruh dunia dan menjadi penyebab kematian utama pada perempuan. Deteksi dini kanker payudara dapat dilakukan melalui Pemeriksaan Payud ara Sendiri (SADARI) yang mudah, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri. Namun, praktik SADARI masih rendah, terutama pada perempuan masa reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perempuan masa reproduksi tentang SADARI dengan praktik deteksi dini kanker payudara di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 92 perempuan usia 20–45 tahun yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik SADARI (p = 0,021) dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan praktik SADARI (p = 0,015). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap berhubungan secara signifikan dengan praktik deteksi dini kanker payudara melalui SADARI.


