Faktor-Faktor Yang Berkaitan Dengan Pelaksanaan Imunisasi Polio Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekapuran Raya
DOI:
https://doi.org/10.54100/bemj.v9i1.793Keywords:
Dukungan Keluarga, Pekerjaan, Pengetahuan, Pelaksanaan Imunisasi PolioAbstract
Imunisasi merupakan salah satu cara yang efektif untuk mencegah penularan penyakit dan upaya menurunkan angka kesakitan dan kematian pada bayi dan balita. Di Kota Banjarmasinterdapat beberapa Puskesmas yang persentase target sasarannya masih berada di bawah 80% salah satunya adalah Puskesmas Pekapuran Raya yang baru mencapai 74%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berkaitan dengan pelaksanaan imunisasi polio di Wilayah Kerja Puskesmas Pekapuran Raya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Observasional Analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi di Wilayah Puskesmas Pekapuran Raya Kota Banjarmasin sejumlah 297 orang. Sampel sejumlah 75 orang yang didapat menggunakan rumus slovin diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pelaksanaan imunisasi polio tidak lengkap yaitu sebanyak 44 orang (58,7%), pengetahuan cukup baik yaitu sebanyak 43 orang (57,3%), mendapatkan dukungan keluarga yang baik yaitu sebanyak 45 orang (60%) dan tidak bekerja yaitu sebanyak 40 orang (53,3%). Terdapat hubungan pengetahuan ibu (0,008), dukungan keluarga (0,019) dan pekerjaan ibu dengan pelaksanaan imunisasi polio di Wilayah Kerja Puskesmas Pekapuran Raya (0,018). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor pengetahuan, dukungan keluarga dan pekerjaan ibu berhubungan dengan pelaksanaan imunisasi polio di Wilayah Kerja Puskesmas Pekapuran Raya.


